Minggu, 26 September 2010

SAJAK DALAM MATA

Segala kedipku adalah kata-kata
Menyimakmu dari arah mata berbeda

Dan selalu sajak yang mengundang kita
Pada setiap bait yang belum pernah jumpa

Sedang, yang kumaknai adalah isyarat tentang dunia
Dalam sederet kata yang dipadukan menjadi perjumpaan

Maya adalah dunia yang tak berjarak bagi kita
Sebab sajak selalu dibaca dengan jejak kita

--sajakku selalu ingin mereda semesta
namun biarlah matamu saja
yang membaca

Kau adalah bait pertama
Biarlah aku menjadi bait sesudahnya

2010

0 komentar:

Poskan Komentar